Produktivitas Industri Karet Redup, Namun Tidak Padam
Volume ekspor karet Sumatera berkontribusi sebesar 62% terhadap ekspor nasional dengan pencapaian sebesar 1.476,96 juta ton pada tahun 2025, meningkat dibandingkan ekspor tahun 2024 sebesar 1.454,14 juta ton. Meski menunjukkan peningkatan kinerja, industri karet nasional tetap memerlukan perhatian khusus agar pertumbuhan ekspor pada tahun-tahun mendatang dapat terjaga.
Kekhawatiran atas keberlanjutan industri karet terjadi bukan tanpa alasan, namun didasari oleh tren penurunan ekspor karet nasional yang telah berlangsung sejak tahun 2018. Selaras dengan tren tersebut, Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC) memperkirakan pertumbuhan pasokan karet alam global pada tahun 2026 tidak dapat mengimbangi pertumbuhan permintaan industri otomotif pengguna utama produk hilir karet alam. Kondisi ini berpotensi meningkatkan harga karet alam sepanjang tahun.
Penurunan tren ekspor karet nasional didorong oleh berbagai akar permasalahan, seperti terbatasnya dukungan peremajaan karet tua, perubahan iklim dan bencana, serta meningkatnya serangan penyakit gugur daun (PGD). Salah satu jenis PGD merupakan Pestalotiopsis yang berpotensi menekan produksi lateks hingga 30%.
Menanggapi permasalahan tersebut, telah dilaksanakan kegiatan riset, pendidikan bergelar, training dan seminar untuk pengendalian PGD yang memperkenalkan dua jenis fungisida dengan resistensi baik terhadap Pestalotiopsis, yaitu Quinondo dan Topsin. Kedua fungisida dimaksud sedang dalam proses perizinan dengan Komisi Pestisida Kementerian Pertanian untuk dapat diedarkan di Indonesia.
Selain itu, Pusat Penelitian Karet telah memperoleh izin edar untuk klon unggul yang memiliki resistensi baik terhadap PGD Pestalotiopsis, yaitu Indonesian Rubber Research (IRR) 309 dan 310 yang saat ini sudah dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peremajaan lahan karet tua. Selain itu, kedua klon tersebut teruji memiliki produktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan klon komersil jenis BPM 24 yang digunakan sebagai pembanding.




